Ternyata, Sejarah Kamera Berawal dari Seorang Ilmuwan Muslim

Sejarah Kamera
Sejarah Kamera Lengkap



Siapa sangka jika sejarah kamera itu dimulai ketika seorang ilmuan muslim memiliki keingintahuan mengenai konsep cahaya. Hingga akhir kamera berevolusi dan terus berkembang hingga saat ini.

Untuk sekarang, mungkin banyak orang yang tidak lagi merasa kagum bagaimana kamera bisa menangkap sebuah gambar. Pasalnya, hampir semua orang sekarang punya kamera. Entha itu kamera digital atau kamera yang tertanam di dalam smartphone. Karena itulah orang saat ini tidak begitu kaget dengan kamera.

Lain hal dengan masyarakat di tahun 1000 Masehi. Kemunculan kamera itu benar-benar sebuah keajaiban. Dan itu dimulai dari apa yang dilakukan oleh Al-Haitam, seorang ilmuan muslim.


Awal Mula Munculnya Penemuan Kamera


Sebagian besar penemuan itu ditemukan oleh ilmuan barat. Namun, tidak dengan penemuan kamera. Menurut sejarah kamera, alat yang satu ini ditemukan oleh seorang ilmuan muslim bernama Alhaitam atau yang juga terkenal dengan nama Alhazein.

Memang itu bukan ide paling original. Faktanya, sebelum penemuannya tersebut, sudah ada konsep kamera yang dijabarkan oleh filsuf yang bernama Mozi itu terjadi pada zaman sebelum masehi. Akan tetap, Alhaitam lah yang berhasil menyempurnakan konsep tersebut.

Tepatnya pada abad ke-11, buku berjudul “Kitab Al-Manazir” dibuat oleh Alhaitam. Kitab atau buku tersebut menjelaskan tentang konsep optik. Selain itu, di buku tersebut sang ilmuan juga menjelaskan percobaannya tentang bagaimana cara meneruskan cahaya ke lubang kecil di ruangan gelap. Dan jadilah apa yang dinamakan dengan kamera obscura. Ini kamera pertama kali dengan konsep kamar gelap.

Perkembangan ilmu optik ini semakin signifikan ketika banyak ilmuan lainnya melakukan penelitian. Salah satunya ilmuan dari barat beranma Joseph Kepler. Ia menambahkan lensa negatif yang ia tempatkan di belakang lensa positif. Gambar yang dihasilkan bisa lebih besar. Konsep inilah yang terus menerus digunakan hingga zaman modern untuk membuat kamera yang bisa menangkap gambar jarak jauh.


Perkembangan Teknologi Kamera


Sebenarnya, perkembangan teknologi yang digunakan di dalam kamera sangat lambat sekali. Selama ratusan tahun, praktis tidak ada perkembangan berarti setelah ditemukannya kamera obscura. Baru kemudian pada tahun 1937, ada kamera yang lebih praktis berhasil ditemukan.

Ia adalah Joseph Nicephone Niepce. Ia seorang ilmuan dari Prancis. Ia berhasil menemukan konsep fotografi yang baru yang dikenal dengan nama Daguerreotypes. Kamera yang ia buat berupa kotak kecil di mana di dalamnya ada lubag cahaya. Ada pelat tembaga dan perak yang kemudian ditambahkan dengan uap yodium. Konsep ini membuat kamera lebih sensitif terhadap cahaya. 

Karena pada dasarnya gambar itu bisa ditangkap dengan lebih baik jika ada cahaya.
Mulai saat itulah muncul kamera yang lebih simple, praktis, dan muda dibawa ke mana-mana. Bisa dikatakan Daguerreotypes merupakan model kamera pertama yang mengilhami munculnya kemara generasi selanjutnya.

Berikut ini adalah Sejarah kamera dari awal hingga akhir.



  1. Kamera Dry Plates

Jika Anda tahu gambar kamera generas pertama, Anda pasti tahu ada tripod yang digunakan sebagai penyangga. Namun, tripod tersebut sudah tidak lagi digunakan di sekitar tahun 1870an. Ukuran kamera sangat kecil sehingga sudah bisa digenggam dengan tangan.

Desire van Monckoven lah yang berjasa dengan perkembangan kamera ini. Menurut sejarah kamera, ia adalah orang pertama yang menemukan kemera plat kering atau dry plates. Lalu, ada sedikit modifikasi yang dilakukan oleh Richard Leach Maddox di mana ia menciptakan kamera plat basah yang berhasil menangkap gambar lebih baik dan lebih cepat.

  1. Kamera Film

Pada tahun 80an hingga 90an, sudah ada kamera yang menggunakan rol film. Itulah yang disebut dengan kamera film. Yang paling terkenal dahulu kala adalah Kodak. Hingga akhirnya banyak yang menyebutnya dengan kamera Kodak.

Kamera ini dianggap yang paling canggih di masanya. Pasalnya, kamera tidak hanya berukuran kecil tapi juga hanya menggunakan satu lensa dan satu shutter speed. Karena bahan yang digunakan semakin sedikit, harga kamera semakin murah. Hingga akhirnya banyak orang yang bisa memiliki kamera di masa itu.

  1. Compact Camera

Inovasi kembali tercipta ketika muncul compact camera. Yang paling popular pada masa itu adalah compact camera buatan Canon, sebuah perusahaan asal Jepang.

Pada saat itu, masyarakat tidak hanya membutuhkan kemera yang kecil dan ringan. Mereka juga ditawarkan kamera yang mampu memperbesar gambar. Dan inilah yang ditawarkan oleh Compact Camera yang salah satu perusahaan pembuatnya adalah Canon.

  1. Kamera TLR dan SLR

TLR itu singkatan dari twin lens reflex. Sayangnya, kamera ini tidak bertahan lama karena sudah disusul penemuan baru yang lebih baik hasilnya dan lebih simple bentukya, yaitu SLR (Single lens reflex). Dan lagi-lagi perusahaan Jepang yang pertama kali mempopularkan kamera jenis ini. Canon dan Nikon menjadi dua perusahaan yang memproduksi kamera SLR besar-besaran.

  1. Kamera Analog

Jika diruntut dari sejarah kamera, kemunculan kamera analog ini tidak berselang lama dengan penemuan kamera SLR. Pada tahun 1986, Canon menawarkan kamera analog pertama kali kepada masyarakat yang mereka namakan dengan Canon RC-701.

Saat itu, kamera analog lebih banyak digunakan oleh para wartawan. Hal ini disebabkan harga yang masih sangat mahal. Selain itu, belum banyak juga printer yang bisa mencetak gambar dengan kualitas terbaik.

  1. Kamera Digital

Perbedaan mendasar antara kamera analog dengan kamera digital ada pada roll film. Kamera digital tidak lagi menggunakan roll film. Gambar disimpan di dalam memori digital. Dalam perkembangannya, kamera digital ini kemudian dijadikan fitur di ponsel dan smartphone hingga saat ini.


Itulah perkembangan sejarah kamera dari awal penemuan hingga saat ini. Dari penelusuran sejarah tersebut, ada satu hal yang terus dikembangkan, yaitu teknologi yang mampu menangkap gambar lebih baik dan lebih real sesuai dengan kenyataan.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ternyata, Sejarah Kamera Berawal dari Seorang Ilmuwan Muslim"

Posting Komentar